Archive for September, 2008

Monday, September 29th, 2008

<div class=”card_center”>
<embed src=”http://img.kapanlagi.com/c/s/08040.swf” quality=”high” bgcolor=”#FFFFFF” width=”500″ height=”357″ type=”application/x-shockwave-flash” pluginspage=”http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1  _Prod_Version=ShockwaveFlash” wmode=”transparent”></embed><br />
<a href=”http://kartu.kapanlagi.com/”>Lihat Kartu Ucapan Lainnya</a>
(<span class=”card_bold”>KapanLagi.com</span>)
</div>

Lelaki Tersesat

Thursday, September 11th, 2008

masih kuingat sampai saat ini ….

Kapan semuanya dimulai … membentuk suatu sosok dalam diriku

Sebuah jiwa … jiwa lelaki tersesat ….

Semuanya dari suatu yang takut - takut hingga biasanya dan tak terasa itu dosa

semuanya menumpuk hingga kehampaan pun terbentuk
Kaya tapi terasa miskin

Kenyang tapi terasa lapar

Luas tapi merasa sempit

Tampak bahagia tapi aslinya sedih
Sudah saatnya untuk kembali

Tidak menyesali hal laknat yang tadi - tadi

Memaafkan diri sendiri yang begitu sulitnya

Memaafkan diri sendiri yang begitu sulitnya

Memaafkan diri sendiri yang begitu sulitnya

Sudah jadi jiwa tak bersyukur

sudah kehilangan takut akan Tuhankah?

jiwa masih mau sholat …. tapi tak terasa getarannya

padahal dulu terasa nikmatnya

Jiwa sudah kosong …..

jiwa terpaut harta

jiwa terpaut wanita

jiwa terpaut ambisi

alhasil

jiwa terkikis dalam perulangan berhari hari

berminggu -minggu dan tak terasa sudah tahunan kurasa

sebuah siklus pembawa kehampaan

sebuah siklus yang membuat ada rasa tak berguna

Hingga tanya hinggap di Jiwa

jiwa apa yang telah kamu lakukan?

jiwa kamu ingin apa ?

Jiwa, kamu sungguh tidak ingin melakukan ini?

Sungguh jiwa …..

atau kamu akan dilupakan sebagai manusia

dan ntah rasanya kamu akan dilupakan Tuhan

Astagfirulloh …………………………………..