“terjun bebas”
Saturday, February 16th, 2008Minggu 17 February 2007, Jam 03.19 pagi
Entah sudah merasa segar atau emang gak bisa tidur
Diluar gerimis dan perut keroncongan
……
Kemarin berpapasan dengan seorang lelaki
Malam yang gelap membuat hanya aku yang bisa melihat
Padahal baru jam 19.00
atau dianya saja yang pura-pura tidak lihat
mungkin takut bila kutanya "Hiii kawan,Kamu dari mana?"
Prediksiku
Si lelaki baru dari kos seorang kawan wanita
Pasti si wanitanya lagi gak ada
karena lagi jalan2 sama kawan2 lamanya
So laki -laki ini pasti akan menjalani malam minggu yang sepi
Untung cuaca cerah, coba kalo mendadak mendung, hujan trus banyak geledek
Suasananya bakalan lebih dramatis
Eh, atau langsung aja ke yang paling dramatis dehII
Si wanita bilang " sorry aku udah suka sama seseorang, kamu pulang aja atau ……"
" …. atau jalan sendirian ke Chitos atau ngenet atau nonton DVD pokoknya gak bunuh diri"
……..
Masih teringat kata- kata pak camat pageruyung waktu perpisahan KKN tahun 2005 dulu
"Doa orang tua itu ada 3 buat kalian"
"pertama kalian lulus kuliah"
"kedua kalian dapet kerjaan"
"ketiga kalian dapet jodoh"
"semuanya gak bisa dibalik, karena akan buat semuanya jadi gak fokus"
Ya pakkkkkkkkkkkkk … menggelegar
padaahal dulu KKN dimata mahasiswa emang ajang nyari jodoh
So semuanya emang udah jadi gak fokus
Tapi nasihatnya bolehlah ……..
………
Klo dipikir- pikir, ditimang -timang dan direnungkan
kapan ya pernah jalan sama seseorang yang bener - bener emang pacar
biar kubuka file - filenya
Rani, nggak
Lia, nggak juga
Aryani, hampirrr
Dian sastro, apa lagiiiii
Klo dipikir- pikir, ditimang -timang dan direnungkan
5+6+3+3+5+2= 24 tahun menjomlo
Kenapah?
Adakah hubungaannya dengan nasihat pak camat?
Apakah hubungannya dengan nasib lelaki yang berpapasan?
Apakah songoku berhasil mengalahkan raja iblis picolo?
Kita tunggu jawabannya
Masih terngiang dikepalaku
Saat aku bilang pada seorang kawan
"Silahkan duduk disini."
"Kamu udah tunangan ya"
"Boleh aku antar"
"Eh, hidupku saat ini untuk mencari pekerjaan dulu"
"Aku gagal masuk IP"
"Aku akan selalu terjun bebas"
Lalu semuanya menjadi sesuatu yang kawanku simpan dan tahan
Hingga suatu saat Bottle Up dan kawanku bilang
"Aku kan juga sedih melihat kawanku seperti ini"
"Aku kasihan padamu"
"Ya aku ingin melihatmu dimasa akhir ini"
Saat itu aku tutup mulutku, hatiku bukannya tak bergejolak
Aku merasa perlu menempatkan diriku bila aku jadi kawanku saat itu
Tuk cari jawaban dari "Why?", Kenapa kamu bottle up?
1. kamu lagi menstruasi adalah alasan terkonyol, terpositif yang paling logis.
2. kamu marah karena aku memperhatikan kawanku yang lain, yang jelas2 kubilang padamu dia sahabatku
3. kamu lagi cape,kita baru pulang lembur, udah malam, pressure kerjaanmu sedang tinggi
Ah kawan …..
tentu saja kita akan bertemu lagi, asalkan kita berusaha
akhir kamu melihatku semoga itu saat aku mati
Mengenai terjun bebas, adalah pilihan setiap orang tuk menentukan jati dirinya
mencari jawaban siapa aku, semuanya bukan tampa resiko
Terjun bebas sambil meniti sayap, tapi resikonya jatuh
Bila jatuh, ya sudahlah tapi jangan lama - lama, harus berdiri lagi
Bagiku "Tiada gading yang tak retak"
Tapi ada saja orang lain yang bilang kawanku itu sempurna
Ya boleh aja orang lain berpendapat
Bagiku, bolehlah lagu "Sempurna"nya andra and the backbound bwat kawanku itu……
Kau begitu sempurna
Di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku
Akan slalu memujamu
Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa ku bayangkan
Hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi smua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Reff:
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh…sayangku kau begitu
Sempurna…sempurna…
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata
Dan hapus semua sesalku
Kau begitu sempurna
Di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku
Akan slalu memujamu
Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa ku bayangkan
Hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi smua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Reff:
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh…sayangku kau begitu
Sempurna…sempurna…
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata
Dan hapus semua sesalku
End chapter……..05.04